Peringati May Day, BPJS Ketenagakerjaan di Jakarta Timur Bagi-bagikan Sembako ke Buruh
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan se Jakarta Timur, serta serikat-serikat buruh dan pekerja di Jakarta Timur. ”Kami merasa tersanjung dilibatkan dalam rangkaian peringatan May Day di Jakarta Timur.
Kegiatan tersebut baik karena memang melibatkan buruh yang tak lain adalah peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Rawamangun Deni Suwardani.
Deni berharap mudah-mudahan bantuan sembako tersebut bermanfaat untuk buruh dan keluarganya. Menurut Deni pihaknya selalu mendukung kegiatan-kegiatan dalam rangka menyejahterakan pekerja. ”Mudah-mudahan ke depan terus terjadi sinergi yang menjadi hubungan industrial yang baik,” kata Deni.
Di lain sisi, Deni pihaknya akan terus bekerja sama dengan Pemkot Jakarta Timur dan serikat buruh dalam rangka pengembangan program BPJS Ketenagakerjaan. Salah satunya terus mengoptimalkan fungsi di unit Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) maupun Sudin Nakertrans Jakarta Timur.
”Tentang bagaimana perusahaan-perusahaan yang mengurus izin sekalian mendaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan dan bagaimana kepatuhan-kepatuhan perusahaan yang sudah menjadi peserta. Ini menjadi tugas bersama agar jangan ada hak-hak pekerja kita yang hilang,” kata Deni.
Begitu juga dengan serikat buruh dan serikat pekerja, Deni mengatakan akan bersinergi untuk menyosialisasikan manfaat-manfaat program BPJS Ketenagakerjaan.
Baik itu manfaat program utama maupun manfaat layanan tambahan (MLT). ”Seperti MLT perumahan, kami sarankan teman-teman pekerja untuk memanfaatkan, yaitu bisa mengambil KPR dengan nilai perumahan sampai Rp500 juta,” kata Deni.
Sementara itu Wali Kota Jakarta Timur M. Anwar mengatakan, kegiatan bantuan sembako tersebut merupakan bagian rangkaian khas peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta Timur.
”Kami mengadakan kegiatan seperti ini sudah kali ke tujuh. Tujuannya untuk menghargai pera buruh dengan kegiatan bantuan sosial, hingga panggung gembira di Kantor Wali Kota Jakarta Timur,” kata Anwar.
Kegiatan tersebut dengan kolaborasi antara Pemkot Jakarta Timur, pengusaha termasuk BPJS Ketenagakerjaan, serta serikat buruh atau serikat pekerja.
”Tujuannya agar mereka tidak terprovokasi untuk ikut demo-demo saat May Day,” kata M. Anwar.